Pertama Kali Mengajar; Kelas Bahasa Inggris 1

Di kelas, belajar bersama 25 siswa kelas 1, diobservasi oleh seorang guru kelas dan dosen penilai, merupakan sebuah pengalaman baru. Praktek mengajar kali ini menjadi salah satu rangkaian tes untuk menjadi calon guru di sebuah kota kelahiran saya. Pada kesempatan ini, saya mengajar materi bahasa Inggris dengan topik kind of hobbies. Mendapatkan kesempatan untuk praktek mengajar di kelas ini telah memberi saya pengalaman mengajar yang unik yang sedikit berbeda dengan pengalaman mengajar yang saya dapatkan sebelumnya. Memang, ini pertama kalinya saya membimbing anak usia 5-7 tahun untuk belajar bersama di sebuah sekolah formal. Meskipun saya belum tahu bagaimana karakteristik para siswanya, saya berusaha untuk menyiapkan lesson plan yang terbaik agar mereka dapat mengerti dan senang ketika belajar.

Merujuk pada materi yang harus diberikan dan learning objective yang harus dicapai, saya membuat indikator yang harus dicapai seluruh siswa selama 2 jam pelajaran dan memikirkan assessmen yang akan digunakan. Setelah itu, saya baru akan merancang aktivitas-aktivitas belajarnya. Untuk melihat lesson plan yang sudah saya buat bisa dilihat di sini Lesson Plan_Grade1_Kind of Hobbies.

Dalam penerapannya, saya  diberikan kesempatan untuk mengajar selama 35 menit saja oleh dosen penilai, meskipun sebelumnya info yang saya dapatkan adalah saya akan mengajar selama 60 menit. Saya pun mengikuti apa yang dosen penilai katakan. Sebelum membuka palajaran, saya menyiapkan segala sesuatu yang akan saya gunakan untuk mengajar, diantaranya LCD yang akan saya gunakan untuk memutar video. Untuk persiapan ini saya dibantu oleh guru kelas.

Kemudian, saya menempelkan beberapa gambar tentang beberapa aktivitas yang kerap menjadi hobi anak-anak di sekeliling tembok kelas. Antara gambar yang satu dengan lain saya beri jarak tertentu. Melihat saya menempelkan gambar-gambar tersebut, anak-anak tampak bersorak sorak mengucapkan beberapa kata dan frasa terkait setiap gambar yang saya tempel dalam bahasa Inggris. Ada juga yang berjalan mengikuti saya dengan harapan ingin meminta salah satu gambar. Sehingga saya perlu memberikan penjelasan bahwa gambar-gambar tersebut akan kita pakai untuk belajar bersama. Mendengar penjelasan saya tadi, anak-anak menjadi paham dan malah bersorak sambil berkata “yeayyyy”. 🙂

Pelajaran mulai saya buka. Saya menyapa anak-anak dan memperkenalkan diri. Saya mengambil sebuah label kertas, saya tuliskan nama panggilan saya di label tersebut dan kemudian saya tempelkan di baju saya. Label tersebut saya gunakan agar menjadi semacam pengganti kartu nama. Saya pun menyiapkan beberapa label yang saya bagikan juga kepada seluruh siswa. Saya menginstruksikan agar mereka melakukan hal yang sama seperti apa yang saya lakukan tadi. Hal ini sengaja saya terapkan agar saya bisa dengan mudah memanggil setiap dari mereka selama proses belajar.

Di sini, hal yang menurut saya lucu terjadi. Seorang anak telah selesai menulis nama dan menempel label namanya. Dia maju ke depan dan menemui saya. Dia berkata, “Miss… look!” sambil menunjuk label nama di bajunya. Saya tersenyum, dan memanggil nama anak tersebut, “It is good, Dendi… Thank you”. Dia pun ikut tersenyum dan kembali ke bangkunya. Ternyata setelah itu, satu persatu anak-anak yang lain maju ke depan mengikuti Dendi tadi. Saking semakin banyaknya  mereka bergerombol di depan, saya menjadi agak kewalahan dan suasana kelas menjadi agak gaduh. Akhirnya, saya berusaha meminta mereka untuk kembali ke bangku mereka masing masing dan melakukan tepuk-tepuk yang spontan saya lakukan (mungkin semacam tepuk pramuka dan sekarang saya tidak ingat lagi nadanya seperti apa) untuk menarik perhatian mereka. Suasana kelas menjadi agak tenang.

Berikutnya, saya mengajak mereka untuk berbincang-bincang tentang kegiatan-kegitan apa saja yang mereka gemari. Mereka saling angkat tangan berebut mendapat giliran dari saya untuk menjawab. Ada yang menjawab reading books, playing football, cycling dll (wow… jujur saya senang sekali melihat mereka yang seperti ini :-)). Setelah sedikit berbincang-bincang, saya mulai menghubungkan dengan beberapa gambar yang beberapa saat lalu sudah saya tempel.

Kind of Hobbies_Elicitation

Saya meminta mereka untuk menuju gambar yang mereka suka lakukan atau tetap berada di tempat duduk jika mereka tidak menemukan gambar yang mereka senang lakukan. Mereka tampak girang dan berlarian kesana sini. Ada yang tampak kebingungan memilih sehingga mondar mandir berlarian dari gambar satu ke gambar satunya lagi. Ada juga yang menangis karena didorong oleh temannya, tapi sesaat dia terdiam dan malah tersenyum ketika saya menghampirinya (mungkin dia merasa malu.. hehe). Bangku-bangku pun menjadi agak berantakan dan suasana kelas menjadi gaduh. Memang agak tidak mengenakkan ketika dipandang, namun yang saya suka mereka tanggap dan mengerti terhadap instruksi yang saya berikan dan mereka tampak ceria :-).

Ketika semua siswa sudah berada di spot gambar yang mereka pillih, saya bertanya kepada mereka untuk menyebutkan apa yang dilakukan orang pada gambar tersebut. Mereka dengan kompak menjawab. Setelah mendiskusikan frasa apa saja yang cocok dengan gambar-gambar tersebut, saya mengajak mereka untuk melafalkan kalimat tentang gambar tersebut, seperti: he likes to read a book. Dengan kompak, mereka menirukan kalimat yang saya buat, yang kemudian mereka membuat kalimat sendiri tentang gambar berikutnya seperti yang sudah saya contohkan.

Kegiatan berikutnya adalah menonton sebuah video lagu tentang macam-macam hobi yang bintangi oleh kartun-kartun lucu, hehe.

Kami bernyanyi dan sedikit menari bersama dan mengulangi video tersebut sebanyak 3x. Melalui video lagu ini, kami belajar sebuah kalimat tanya “what do you like to do?”, dan beberapa frasa yang disebutkan video seperti: ride a bike, watch TV, swim, dance, read a book, climb a tree, draw a picture dan speak English. Beberapa saat setelah kami bernyanyi bersama, terdengar bunyi bel yang menandakan mereka harus istirahat.  Di saat inilah, pelajaran yang saya sampaikan terpotong karena mereka harus istirahat…

Dari kegiatan ini saya merasakan bagaimana suasana belajar bersama anak-anak (young learners). Yang saya pelajari:

  • Pertama,  anak-anak adalah pembelajar yang polos, yang pandai menirukan apa saja yang ada di sekitar mereka. Sehingga saya sebagai guru/fasilitator belajarnya harus sangat berhati-hati dalam bertingkah dan bertutur kata serta dalam menciptakan kondisi belajar.
  • Kedua, anak-anak memiliki tenaga yang ekstra aktif atau bisa dibilang tidak cepat lelah dalam bermain. Menciptakan kegiatan belajar yang mengajak mereka untuk bergerak dan berkumpul bersama teman-teman dapat menarik perhatian mereka untuk belajar selain bisa membuat mereka senang.
  • Berikutnya, anak-anak adalah pembelajar yang gemar bernyanyi dan menari, meskipun tidak semua anak suka. Menyisipkan lagu, video pendek atau film pendek akan sangat efektif dalam membantu mereka belajar selain bisa juga dipakai sebagai sarana hiburan selama proses belajar.

Meskipun pelajaran kami terpotong, sebagai pengajar, saya merasa senang belajar bersama mereka. Itulah sekelumit cerita dan pengalaman saya  (praktek mengajar) 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Pertama Kali Mengajar; Kelas Bahasa Inggris 1

  1. Halo, Bapak/Ibu Guru

    Kami dari We the Teachers Indonesia tertarik pada kisah pengalaman guru yang Bapak/Ibu posting, dan sekarang kami sedang berencana untuk mengumpulkan kisah-kisah pengalaman guru untuk dibagikan di media sosial kami, agar dapat menginspirasi lebih banyak orang –termasuk sesama rekan guru yang lain.

    Dan dengan ini kami mohon izin untuk membagikan kisah yang Bapak/Ibu posting di blog ini. Jika berkenan, Bapak/Ibu dapat menghubungi info@wetheteachers.or.id untuk melampirkan foto, nama lengkap, dan sekolah tempat Bapak/Ibu mengajar sekarang.

    Jika ada pertanyaan lebih lanjut, juga dapat dilayangkan melalui alamat e-mail yang sama. Kami menunggu kabar baiknya.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s